Pajak Masih Tumpuan, Tapi PNBP Melebihi Target

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Realisasi Pajak dan PNBP di Bawah Proyeksi
Webnity.id, Jawa Tengah - Penerimaan negara dari sektor perpajakan diproyeksi mencapai Rp2.631,4 triliun atau 97,7% dari target, terdiri atas penerimaan pajak sebesar Rp2.310,8 triliun atau 98% dari target dan penerimaan dari sektor kepabeanan serta cukai sebesar Rp320,6 triliun, yang mencapai 95,4% dari target. Angka-angka ini menunjukkan bahwa penerimaan perpajakan masih menjadi tulang punggung utama anggaran negara.
Meskipun demikian, realisasi tersebut menunjukkan potensi tidak tercapainya target perpajakan secara penuh, mengingat realisasi masih di bawah level 100% dari target APBN.
Lonjakan PNBP Diharapkan Menambal Kekurangan
Dalam kondisi ini, Purbaya, seorang pakar kebijakan fiskal, menyampaikan bahwa penerimaan negara tetap akan terjaga berkat lonjakan signifikan dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). PNBP diproyeksi mencapai Rp575,1 triliun, atau 125,2% dari target APBN yang ditetapkan sebesar Rp459,2 triliun.
Capaian ini menjadi penopang penting di tengah belum optimalnya realisasi dari sektor perpajakan. Dosen UNIKA Atma Jaya Jakarta, YB Suhartoko, menilai bahwa meskipun pajak masih menjadi tumpuan, pemerintah tampaknya belum cukup percaya diri, tercermin dari perkiraan penerimaan pajak sebesar Rp2.310,8 triliun atau 98% dari target.
Diskusi tentang Ketergantungan pada PNBP
Suhartoko menekankan perlunya strategi yang lebih berkelanjutan. Ia menilai bahwa idealnya, penerimaan negara seharusnya lebih ditopang oleh perpajakan, bukan oleh PNBP yang bersifat fluktuatif dan sering kali bergantung pada harga komoditas.
"Pemerintah tidak cukup percaya diri dalam memproyeksikan penerimaan pajak, sehingga harus mengandalkan lonjakan PNBP," ujarnya, merujuk pada realisasi PNBP yang mencapai Rp575,1 triliun, jauh di atas proyeksi.
Berdasarkan data yang tersaji, pemerintah perlu mengevaluasi kebijakan pendapatan, agar pertumbuhan penerimaan negara tidak terlalu bergantung pada sumber yang tidak stabil seperti PNBP.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




