Inflasi AS Melandai, Wall Street Menguat

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Pemulihan Pasar Setelah Data Inflasi Juni
Webnity.id, Jawa Tengah - Bursa saham Amerika Serikat berada di zona hijau pada penutupan perdagangan Selasa (14/7), didorong oleh data inflasi terbaru yang menunjukkan perlambatan tekanan harga. Pelemahan indeks harga konsumen (IHK) meredam kekhawatiran pasar terhadap langkah Federal Reserve (The Fed) untuk menaikkan suku bunga lebih agresif dalam waktu dekat.
Kinerja Indeks Utama di Wall Street
Indeks S&P 500 ditutup menguat 0,4% di New York, membalikkan koreksi tajam yang terjadi pada hari Senin. Penguatan ini mencerminkan sentimen positif investor terhadap prospek kebijakan moneter yang lebih moderat dari The Fed. Di sisi lain, indeks Nasdaq 100 mencatat lonjakan signifikan sebesar 1,1%, didukung oleh rebound saham teknologi, khususnya perusahaan cip memori.
Dampak dari Saham Teknologi Asia
Pemulihan saham raksasa cip memori asal Korea Selatan memberikan kontribusi besar terhadap sentimen positif di Wall Street. Saham SK Hynix Inc dan Samsung Electronics Co mengalami kenaikan, yang turut mendorong kinerja positif emiten serupa di bursa saham AS. Pergerakan ini menunjukkan keterkaitan pasar global dalam sektor teknologi semikonduktor, di mana kinerja perusahaan Asia dapat memengaruhi investor di AS.
Fokus Beralih ke Data IHP dan PCE Inti
Meski data IHK menunjukkan penurunan—yang menjadi yang pertama dalam enam tahun terakhir—indikator inflasi inti tetap stabil. Hal ini membuat investor beralih fokus ke rilis data indeks harga produsen (IHP) yang dijadwalkan keluar pada Rabu setelah artikel ini ditulis.
Menurut Subadra Rajappa, kepala riset AS di Societe Generale, pasar memang telah mengantisipasi angka inflasi yang lebih rendah, namun hasil yang dirilis ternyata sedikit di bawah ekspektasi. Ia menyatakan:
“Pasar memang mengantisipasi angka inflasi yang lebih jinak, dan hasil yang keluar ternyata sedikit lebih rendah dari ekspektasi pasar. Menurut saya, fokus saya akan lebih tertuju pada rilis IHP besok yang nantinya akan memengaruhi angka PCE inti akhir bulan ini, guna mendapatkan gambaran yang lebih jelas mengenai indikator inflasi favorit The Fed, yaitu PCE inti.”
PCE inti (Personal Consumption Expenditures) merupakan tolok ukur inflasi utama yang digunakan Federal Reserve untuk menentukan arah kebijakan suku bunga. Data IHP dianggap sebagai indikator awal yang dapat memberikan petunjuk tentang pergerakan PCE mendatang.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




