IHSG Turun 4,55% di Tengah Sentimen Global

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Tekanan Jual Teknologi Seret IHSG
Webnity Id, Jawa Tengah - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi selama sepekan, ditutup melemah 4,55% ke level 5.896,134 dari posisi 6.177,139 pada pekan sebelumnya. Pelemahan ini dipicu oleh sentimen negatif global, khususnya dari bursa saham Asia dan Eropa.
Menurut Sekretaris Perusahaan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kautsar Primadi Ahmad, tekanan terutama terjadi pada beberapa sektor utama. Data BEI menunjukkan, sektor bahan baku menjadi yang paling tertekan dengan penurunan mencapai 4,99%, diikuti oleh sektor konsumen non primer yang melemah 2,96%, serta sektor energi yang turun 2,61%.
Koreksi Dipicu Pelemahan Saham Teknologi Global
Phintraco Sekuritas dalam risetnya mengungkapkan bahwa pelemahan IHSG pada perdagangan Jumat (26/6/2026) dipengaruhi oleh aksi jual besar di saham-saham teknologi di bursa Asia dan Eropa. Penurunan ini terjadi seiring meningkatnya kekhawatiran investor mengenai kenaikan biaya infrastruktur kecerdasan buatan (AI).
"Dampak negatif berasal dari melemahnya indeks bursa Asia dan Eropa akibat tekanan jual saham sektor teknologi di tengah meningkatnya kekhawatiran akan kenaikan biaya infrastruktur AI. Tekanan pada saham teknologi tersebut turut memicu koreksi harga komoditas logam sehingga mendorong pelemahan saham-saham terkait," tulis Phintraco Sekuritas.
Penurunan harga komoditas logam akibat koreksi sektor teknologi turut memberi tekanan lebih lanjut pada saham-saham komoditas dan bahan baku di Indonesia, yang merupakan salah satu pilar utama IHSG.
Proyeksi Teknikal: IHSG Bisa Uji Level 5.700
Secara teknikal, Phintraco Sekuritas mencatat bahwa IHSG telah bergerak di bawah level moving average harian (MA), yakni MA5, MA10, dan MA20. Sinyal indikator lain juga menunjukkan potensi pelemahan lebih lanjut.
Histogram MACD yang mulai melemah serta Stochastic RSI yang memasuki area pivot mengindikasikan IHSG berpotensi menguji level support 5.700–5.800 pada pekan depan. Investor disarankan waspada terhadap volatilitas pasar yang mungkin masih berlanjut akibat sentimen global.
Berikut ringkasan pelemahan sektor utama dalam satu pekan terakhir:
| Sektor | Penurunan (%) |
|---|---|
| Bahan Baku | 4,99% |
| Konsumen Non Primer | 2,96% |
| Energi | 2,61% |
Sumber: Data BEI (dikutip dari sumber artikel Bloomberg Technoz)
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




