Diplomasi Berbelok Saat Ayatollah Wafat

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Pengiriman Utusan Tanpa Delegasi Resmi
Webnity.id, Jawa Tengah - Ahmad Muzani mengungkapkan bahwa dirinya bersama Sugiono direncanakan akan berangkat pada Rabu (08/07/2026) malam menuju Iran untuk menghadiri pemakaman Ayatollah Ali Khamenei. Keduanya ditugaskan oleh Presiden Prabowo sebagai utusan khusus ke acara tersebut. Muzani menjelaskan bahwa Presiden meminta dirinya dan Menteri Luar Negeri untuk hadir, meskipun koordinasi operasional sepenuhnya berada di bawah Kementerian Luar Negeri.
"Maka pada hari itu Presiden [Prabowo] meminta kepada saya dan Menteri Luar Negeri untuk hadir pada acara tersebut dan insyaallah kami akan segera berangkat. Mungkin sedang dimatangkan oleh Kementerian Luar Negeri. Namun semuanya nanti akan dikoordinasikan oleh Kementerian Luar Negeri," ujar Muzani kepada awak media, dikutip Rabu (08/07/2026).
Penugasan Individu vs Delegasi Negara
Meskipun diberi mandat langsung oleh Presiden, Muzani menegaskan bahwa penunjukkan ini tidak menggambarkan struktur hierarki antarlembaga negara. Ia mengakui bahwa MPR dan Presiden merupakan lembaga yang setara dalam tatanan konstitusi. Namun, dalam ranah diplomasi dan representasi internasional, Kepala Negara tetap memiliki kewenangan menentukan siapa yang layak mewakili Indonesia.
Langkah ini menarik perhatian lantaran pemerintah tidak mengirimkan delegasi resmi dari negara, melainkan hanya utusan pribadi presiden. Keputusan ini pun menuai kritik dari kalangan pakar kebijakan luar negeri.
Kritik dari Dino Patti Djalal
Dino Patti Djalal, mantan Wakil Menteri Luar Negeri sekaligus Pendiri Foreign Policy Community of Indonesia (FPCI), menyampaikan keheranannya terhadap sikap pemerintah yang tidak mengirimkan delegasi resmi. Menurutnya, hal ini bisa mengganggu konsistensi politik luar negeri bebas aktif yang selama ini menjadi pilar diplomasi Indonesia.
"Dengan hormat, saya sungguh heran kenapa Pemerintah Indonesia tidak memenuhi undangan Iran untuk mengirim delegasi resmi ke pemakaman almarhum Ayatollah Khamenei yang terbunuh dalam serangan militer ilegal," kata Dino dalam unggahan di media sosial miliknya, Minggu (5/7/2026).
Pernyataan Dino menyoroti ketidaksesuaian antara prinsip diplomasi aktif dan respons formal terhadap peristiwa internasional penting. Ia menekankan pentingnya menjaga hubungan internasional yang seimbang, terutama dengan negara-negara mayoritas Muslim seperti Iran.
Beberapa pihak menilai bahwa pengiriman utusan khusus memang tetap mencerminkan penghormatan, namun tetap berbeda dalam bobot simbolik dibandingkan dengan delegasi resmi yang melibatkan kementerian dan institusi negara secara lengkap.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




