China Peringatkan Jepang-Filipina soal Batas Laut

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Tegangan Maritim Meningkat
Webnity.id, Jawa Tengah - China secara resmi melayangkan peringatan hukum kepada Jepang dan Filipina terkait rencana negosiasi batas wilayah maritim kedua negara tersebut. Langkah ini dinilai sebagai upaya Beijing untuk meningkatkan tekanan terhadap dua sekutu utama Amerika Serikat di kawasan Indo-Pasifik.
Peringatan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi dari Kementerian Sumber Daya Alam China pada Kamis (2/7). Dalam dokumennya, kementerian menyatakan bahwa pembahasan batas wilayah antara Jepang dan Filipina "merupakan tindakan melanggar hukum internasional".
Pandangan Hukum Internasional
Dokumen hukum yang dikeluarkan oleh Institut Urusan Maritim China — berada di bawah naungan Kementerian Sumber Daya Alam — menekankan bahwa perundingan tersebut tidak sah karena dilakukan "tanpa konsultasi dengan China". Jakarta menganggap proses ini inkonstitusional dan berpotensi memicu ketegangan regional lebih lanjut.
"Negara-negara lain harus menghindari risiko politik jika memberikan dukungan atau mengakui keabsahan perundingan tersebut," demikian peringatan dalam laporan resmi tersebut.
Isu Kedaulatan dan Prinsip Satu China
Selain menyoroti aspek hukum maritim, China juga menegaskan larangan tegas terhadap keterlibatan otoritas Taiwan dalam bentuk proyeksi batas wilayah apa pun yang dilakukan oleh Jepang dan Filipina.
"Jepang dan Filipina tidak boleh melibatkan otoritas Taiwan dalam proses apa yang disebut 'penetapan batas wilayah' dalam bentuk apa pun," tegas pernyataan tersebut.
Menurut pandangan hukum China, keterlibatan pihak Taiwan dalam urusan batas maritim akan menjadi "provokasi berat terhadap prinsip Satu China (One-China principle)". Prinsip ini menjadi landasan kebijakan luar negeri China dalam menegaskan kedaulatannya atas Taiwan dan wilayah perairan yang diperebutkan di Laut China Selatan.
Sementara itu, belum ada respons resmi dari pemerintah Jepang maupun Filipina terhadap dokumen tersebut. Namun, kedua negara diketahui terus memperkuat kerja sama keamanan maritim sebagai bagian dari strategi kawasan yang lebih luas dalam menghadapi aktivitas maritim China yang terus meningkat.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




