Badai Ekstrem Terjang China, 15 Tewas

Sumber Gambar: Bloomberg Technoz
Dampak Hujan Lebat di Selatan dan Tengah China
Webnity.id, Jawa Tengah - Wilayah tengah dan selatan China diguyur hujan lebat yang telah memakan korban jiwa serta menyebabkan kerusakan luas pada lahan pertanian. Menurut laporan dari China Central Television (CCTV) yang mengutip pernyataan pejabat setempat, setidaknya 15 orang tewas di Provinsi Hubei dan Guangxi akibat banjir dan tanah longsor yang dipicu oleh curah hujan ekstrem.
Evakuasi Massal dan Kerusakan Infrastruktur
Ribuan warga terpaksa diungsikan akibat meluasnya banjir. Di Provinsi Guangxi, hujan lebat terus mengguyur sejak 4 Juli lalu, menyebabkan tanggul di Waduk Liulan jebol pada Senin pagi. Peristiwa ini mendorong pemerintah kota untuk menaikkan status tanggap darurat pengendalian banjir ke tingkat tertinggi.
Menurut China Electric Power News, lebih dari 59.000 warga kehilangan aliran listrik akibat terjangan badai yang melanda sepanjang provinsi. Pusat Hidrologi Guangxi, pada Selasa (7/7/2026) pagi, resmi menaikkan peringatan banjir ke tingkat paling parah untuk delapan kota besar, termasuk Nanning dan kota wisata populer, Guilin.
Laporan CCTV menyebutkan bahwa sekitar 48.000 warga di Guangxi telah dievakuasi akibat kondisi darurat tersebut.
Pemicu Cuaca Ekstrem dan Ancaman Topan Mendatang
Ahli meteorologi Ye Menglong menjelaskan kepada China Weather Network bahwa lambatnya pergerakan disipasi badai tropis Maysak di daratan—yang menarik aliran udara monsun sarat kelembapan dari selatan—menjadi faktor utama tingginya curah hujan dan terjadinya banjir bandang.
Situasi diprediksi akan memburuk akibat ancaman cuaca ekstrem dari sebuah topan kuat yang diperkirakan bergerak menuju pesisir timur China akhir pekan ini.
Tanah Longsor di Gansu
Selain di Guangxi dan Hubei, cuaca ekstrem juga memicu tanah longsor di Provinsi Gansu. Menurut laporan CCTV, peristiwa tersebut menimbun 33 orang. Tim SAR berhasil menyelamatkan separuh dari korban yang tertimbun.
| Fakta | Data |
|---|---|
| Jumlah korban tewas | 15 orang |
| Provinsi terdampak | Hubei, Guangxi, Gansu |
| Warga yang diungsikan di Guangxi | Sekitar 48.000 |
| Warga kehilangan listrik | Lebih dari 59.000 |
| Tanggal peningkatan status banjir | 7 Juli 2026 |
| Penyebab utama hujan ekstrem | Badai tropis Maysak tarik aliran monsun |
Pemerintah terus memantau pergerakan topan dan kondisi darurat di wilayah terdampak, dengan fokus pada penyelamatan jiwa dan pemulihan infrastruktur dasar.
Jasa Pembuatan Website Muncul di Google
Ubah website biasa menjadi mesin penghasil leads yang muncul di halaman pertama pencarian Google. Dilengkapi dengan optimasi SEO kelas dunia, desain responsif multi-device, dan dukungan penuh 24/7.




